www.baimgo.com
Selasa, 26 Mei 2020
 
HUT Riau Ke-60
DPRD Riau Melaksanakan Paripurna Istimewa
Kamis, 10-08-2017 - 07:44:51 WIB
Suasana Rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dalam rangka peringtan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke 60 tahun  di Gedung DPRD Provinsi Riau, Rabu (09/08/17) yang m
TERKAIT:
 
 

PEKANBARU- Rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau dalam rangka peringtan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Riau ke 60 tahun yang bertepatan pada 9 Agustus 2017 dilaksanakan di Gedung DPRD Provinsi Riau, Rabu (09/08/17) yang merupakan agenda rutin tahunan pemerintah Provinsi Riau.

Selain daripada anggota DPRD Provinsi Riau, rapat paripurna istimewa tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau, Forkompinda Riau, Bupati/Walikota se-Riau, mantan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, mantan Ketua DPRD Riau, anggota DPD/DPR RI daerah pemilihan Provinsi Riau, sejumlah tokoh masyarakat Riau dan para undangan lainnya. 

HUT ke-60 Provinsi Riau mengangkat tema "Riau The Heart Of Integrity, dan Meriau Maju Integritas (Menghulu Budaya Melayu Menghilir Riau Berintegritas)."

Rapat paripurna istimewa tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Riau, Dra Hj Septina Primawati MM. Dalam pidatonya, Ketua DPRD Provinsi Riau menyorot permasalahan ekonomi menyangkut pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau masih di bawah rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua DPRD Provinsi Riau menyampaikan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau tentang tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau sampai bulan Maret 2017 sebesar 2,82 persen. Meskipun ada peningkatan jika dibanding dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, tingkat pertumbuhan ekonomi Provinsi Riau sampai bulan Maret 2016 sebesar 2,74 persen. Walaupun ada penigkatan, namun masih  berada jauh di bawah angka pertumbuhan Ekonomi Nasional sebesar  5,02 persen. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Ketua DPRD Provinsi Riau menyampaikan jumlah penduduk miskin di Provinsi Riau hingga Maret 2017 sebesar 514.620 jiwa atau7,78 persen. Jika dibandingkan dengan periode sebelumnya Maret 2017 jumlah penduduk miskin di Provinsi Riau sebesar 515.400 jiwa, dan terdapat selisih penurunan sebesar 780 jiwa. Angka kemiskinan di Provinsi Riau masih rendah jika dibandingkan dengan standar nasional 10,64 persen.

Ketua DPRD Provinsi Riau menambahkan, meskipun mengalami peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pengurangan tingkat kemiskinan dibanding  tahun sebelumnya, namun keberadaan Provinsi Riau masih berada di bawah pertumbuhan ekonomi nasional. Realitas ini merupakan cambuk semangat bagi semuanya untuk terus memacu laju roda perekonomian Provinsi Riau demi kesejahteraan seluruh masyarakat ke depan.

'Turunnya harga minyak bumi yang diikuti turunnya harga komoditas utama perkebunan di Provinsi Riau, yaitu kelapa sawit dan karet mempengaruhi pertumbuhan  perekonomian Provinsi Riau,' ungkap Ketua DPRD Provinsi Riau.

Di sisi pembangunan, Ketua DPRD Provinsi menyampaikan dukungannya tentang langkah- langkah Pemerintah Daerah Provinsi Riau untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan sektor pariwisata, yakni dengan mengintegritaskan objek dan aspek–aspek pelayanan wisata lainnya sehingga bisa menjadi sektor unggulan selain  sektor Migas dan perkebunan.

Selanjutnya, peningkatan pembangunan infrastruktur yang diupayakan Pemerintah Daerah Provinsi Riau untuk merealisasikan pembangunan akses jalan tol Pekanbaru–Dumai sepanjang 131 KM, Jalur Kereta Api PEKANSIKAWAN dan pembangunan Kawasan Industri Buton dan Kuala Enok menjadi Kawasan Pelabuhan Terpadu untuk peningkatan ekonomi masyarakat Provinsi Riau sangat didukung oleh Ketua DPRD Provinsi Riau. 'Kita patut bersyukur Kawasan Industri Tanjung Buton kini juga sudah resmi masuk Proyek Strategis Nasional,' ungkap Ketua DPRD Provinsi Riau.

Septina juga mengapresiasi pencapaian keberhasilan penangulangan masalah asap oleh Pemerintah Provinsi Riau dan semua stakeholder terkait. 'Selama dua tahun terakhir, kita tidak lagi dihadapkan dengan masalah bencana asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang pernah menjadi masalah nasional dan regional yang menghebohkan.  Mudah-mudahan kondisi seperti ini dapat terus dipertahankan untuk selama-lamanya,' katan Ketua DPRD Provinsi Riau.

'Kita patut memberikan apresiasi kepada rekan-rekan di Komisi D DPRD Provinsi Riau yang melahirkan regulasi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif tentang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Riau yang akan kita sahkan dalam waktu dekat ini,' ucap Ketua DPRD Provinsi Riau.(im)







 
Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Melaksanakan Paripurna Istimewa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Infotorial - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016 BaIM GO, All Rights Reserved