www.baimgo.com
Minggu, 24 Oktober 2021
 
Ringankan Beban Warga, Bumdes Kelola Sampah dan Barang Bekas
Jumat, 23-07-2021 - 15:32:20 WIB
Armada pengangkutan sampah di Desa Tanah Merah
TERKAIT:
 
  • Ringankan Beban Warga, Bumdes Kelola Sampah dan Barang Bekas
  •  

    KAMPAR - Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu Kabapaten Kampar membuat unit usaha baru tentang pengelolaan sampah dan barang bekas yang dihasilkan dari rumah warga, pedagang asogan di pinggir jalan, pedagang harian, pedagang di pasar-pasar, industri rumah tangga dan industri berskala besar serta sampah dari pertanian di lingkungan Desa Tanah Merah. Hal tersebut diungkapkan Kop Rizal selaku Analisis Bumdes Tanah Merah saat diwawancara baimgo.com, Jumat (23/07/2021) di salah satu warung di Siak Hulu. "Untuk meringankan beban warga dalam membayar iuran bulanan sampah, Bumdes Tanah Merah mengelola sampah dan warga bisa menukarkan barang bekasnya kepada Bumdes sebagai pengganti iuran sampah", ungkap Kop Rizal.  

    Kop Rizal mengutarakan bahwa awal mulanya Bumdes Tanah Merah mengelola sampah dan barang bekas dilatar belakangi persoalan sampah yang belum termanajemen dengan baik. Selama ini, sampah dikelola oleh pihak swasta dari beberapa orang warga Desa Tanah Merah.

    "Persoalan pengelolaan sampah di Tanah Merah yang dialami pihak swasta, salah satu kendalanya yakni kemacetan masalah iuran bulanan dari warga. Sehingga, sehingga pihak swasta mengalami kendala biaya operasional untuk menjemput dan mengantarkan sampah ke TPA (Tempat pembuangan akhir-red)", terang Kop Rizal.  

    Kop Rizal menambahkan, "Kendala yang dialami pihak swasta itu lah, pihak Bumdes mengambil jalan tengah yakni melakukan kerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah".

    "Kedepannya, pihak swasta tetap dilibatkan dalam sistem transportasi sampah dibawah naungan Bumdes dan kita sudah membuat kesepakatan dengan pemilik mobil. Untuk iuran sampah juga dikelolah oleh Bumdes. Pihak swasta akan menerima biaya operasional dari Bumdes, dan bagi warga yang belum bisa membayar iuran bisa menukarkan barang bekasnya kepada Bumdes sebagai pengganti iuran bulanan sampahnya", sebut Kop Rizal.

    Kop Rizal pun menyebutkan bahwa bagi masyarakat yang memiliki barang-barang bekas bisa menukarkan atau menjualnya kepada Bumdes. Barang bekas tersebut bisa ditukar dalam bentuk uang atau barang harian atau sembako.        

    Tujuan perbaikan pengelolaan sampah dan barang bekas tersebut untuk menjadikan Desa Tanah Merah bebas dari sampah dan meringankan beban warga dalam membayar iuran bulanan sampah.   

    "Semoga, kedepannya Desa Tanah Merah menjadi Desa yang sehat dan beriman. Karena, kebersihan bagian dari kesehatan dan bagian dari pada iman kita", ucap Kop Rizal.           

    Kop Rizal mengatakan bahwa pengelolaan sampah dan barang bekas yang dilakukan Bumdes Tanah Merah merupakan bagian dari pada kegiatan ekonomi kreatif. "Barang bekas yang ada di rumah warga Tanah Meraka akan kita jadikan sumber ekonomi kreatif Bumdes", kata Kop Rizal.          

    Sebagai daerah penyangga Kota Pekanbaru, Kop Rizal menyampaikan data sumber sampah yang akan dikelola Bumdes Tanah Merah lebih-kurang 7000 sumber penghasil sampah dan barang bekas. "Ada yang bersumber dari rumah tangga, pasar-pasar pedagang asongan, pedagang harian, industri rumah tangga dan industri besar serta dari petani perkebunan", sebut Kop Rizal.  


    Untuk mewujudkan program tersebut, Bumdes Tanah Merah sudah melakukan kesepakatan dengan seluruh Ketua RT (Rumah Tangga) di lingkungan Tanah Merah. Warga akan diberikan kartu sampah dan kartu sampah tersebut menjadi salah satu syarat bagi warga untuk mengurus surat-menyurat ke Pemerintahan Desa Tanah Merah.   

    "Selanjutnya, Bumdes melakukan sosialisasi dengan pihak warga dan pihak terkait lainnya. Dan sosialisasi itu sudah dilakukan melalui selebaran pemberitahuan. Kemudian baru dilaksanakan penjemputan sampah seperti biasanya dan itu sudah berjalan", akui Kop Rizal.

    Untuk mengatasi tumpukan sampah di pinggir jalan, Bumdes melakukan gotong-royong dengan warga lingkungan setempat. Selanjutnya membuat himbauan melalui baliho untuk tidak membuang sampah di pinggir jalan. "Alhamdulillah, sampah-sampah tak bertuan sudah bisa diatasi", syukuri Kop Rizal.         

    Kop Rizal menghimbau kepada seluruh masyarakat Desa Tanah Merah untuk dapat mendukung kegiatan Bumdes dalam mengelola sampah dan barang bekas. "Mari, kepada warga untuk aktif dalam mengumpulkan sampah demi mewujudkan lingkungan yang bersih", ajak Kop Rizal.

    "Sampah-sampah yang bisa di kormesiĺkan atau dijual, keuntungan dari penjualannya akan diserahkan kepada anak yatim di lingkungan Desa Tanah Merah sebanyak 2,5 persen", kata Kop Rizal.         

    Sementara dari iuran bulanan, Kop Rizal menjelaskan akan memberikan bantuan kas keuangan RT untuk kegiatan sosial. Besaran bantuan yang diberikan Rp. 1.000,- per rumah. "Jika, di lingkungan satu RT ada 60 KK (Kepala Keluarga-red), maka Bumdes akan membantu kas RT sebanyak Rp. 60.000,- per bulannya", jelas Kop Rizal.      

    Kepada Pemerintah daerah Kabupaten Kampar dan Provinsi Riau, Kop Rizal berharap mendapatkan dukungan untuk Bumdes Tanah Merah. "Entah itu bantuan unit kendaraan sampah atau bantuan tambahan modal Bumdes", pinta Kop Rizal.

    Dukungan mengalir dari Pemerintah Desa Tanah Merah untuk Bumdes Tanah Merah dalam pengelolaan sampah. Hal ini disampaikan Kades Tanah Merah, Syahrul Nasution kepada baimgo.com saat diwawancarai via seluler, Jumat (23/07/2021). “Kami Pemdes Tanah Merah sangat mendukung upaya-upaya yang dilakukan Bumdes Tanah Merah dalam mengelola sampah di lingkungan Desa Tanah Merah”, Sebut Kades Tanah Merah.

    Kades Tanah Merah menambahkan, “Kami sudah berikan SK (Surat Keputusan-red) dan aturan yang berkaitan dengan penglolaan sampah kepada pihak Bumdes”.

    “Bumdes sudah satu bulan lebih menjalankan program ini, alhamdulillah perubahan kebersihan lingkungan Tanah Merah sangat signifikan”, apresiasi Kades Kepada Bumdes Tanah Merah.

    Kades Tanah Merah berharap kepada pihak Pemerintah Kabupaten Kampar agar dapat memberikan dukungan pada program pengelolaan sampah oleh Bumdes Tanah Merah. “Armada untuk angkutan sampah di lingkungan Desa Tanah Merah memamng kurang, jika dibantu oleh Pemda Kampar satu unit kendaraan, maka pengangkutan sampah akan lebih banyak dan cepat”, pengakuan dan harapan Kades.

    Kepada masyarakat melalui Ketua RW dan RT, Mengajak untuk mendukung kegiatan pengelolaan sampah oleh Bumdes. “Mari kita dukung Bumdes, agar Desa Tanah Merah menjadi bersih”, akhir dari wawancara Kades. (IM)




     
    Berita Lainnya :
  • Ringankan Beban Warga, Bumdes Kelola Sampah dan Barang Bekas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Infotorial - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016 BaIM GO, All Rights Reserved